Tidak sia-sia, Jono (bag.4)

“ayo Jon kita berangkat udah ampir jam tuju ne !” kata Pak Sabar kepada Jono anaknya. Kemudian bapak-anak itu berjalan menuju kebun. Di sepanjang jalan kedua orang itu terus bercakap-cakap dengan santai, banyak hal yang mereka perbincangkan dari politik, agama sampai keluarga. “Pak ,kenapa bapak nda suka kalo aku masuk PNS, bukannya dulu bapak bilang terserah aku yang menjalaninya !?”. Ya jon mending jadi orang swasta kaya bapak ini, toh kita juga berkarya kan, malah nda ada istilah makan gaji buta. Kita kerja kita dapat hasil juga sebaliknya, nda merasa bersalah karena digaji buta tadi…ya kan !.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s