Bulan: Juli 2012

Tidak sia-sia, Jono (bag.4)


“ayo Jon kita berangkat udah ampir jam tuju ne !” kata Pak Sabar kepada Jono anaknya. Kemudian bapak-anak itu berjalan menuju kebun. Di sepanjang jalan kedua orang itu terus bercakap-cakap dengan santai, banyak hal yang mereka perbincangkan dari politik, agama sampai keluarga. “Pak ,kenapa bapak nda suka kalo aku masuk PNS, bukannya dulu bapak bilang terserah aku yang menjalaninya !?”. Ya jon mending jadi orang swasta kaya bapak ini, toh kita juga berkarya kan, malah nda ada istilah makan gaji buta. Kita kerja kita dapat hasil juga sebaliknya, nda merasa bersalah karena digaji buta tadi…ya kan !.

Iklan

Tidak Sia-Sia, Jono ( bag.3 )


Setelah ngobrol dengan bapaknya Jono, kemudian balik ke kamar lagi, ” jon ada acara kemana kamu hari ini ? kata bapaknya, ” ndak ada pak, paling juga aku main ke rumah teman. ” Kamu gimana sih ! main aja….bantu bapakmu ke kebun yuk ! mau ya ? setengah mengharap dalam hati, “siap pak !”. kejutan bagi pak Sabar karena kali ini Jono mau diminta dia untuk membantunya di kebun.

Setelah minuman kopinya habis, Jono masuk kekamarnya “nanti ke kebunnya jam berapa pak ?” , ” ya jam setengah tuju nanti, kamu mau kemana Jon ?”. “nda kemana-mana cuma mau ke kamar baca-baca buku dulu”