Badan Yang Biasa Saja 3


Tak seperti hari yang lalu Masrukhin pagi ini sudah mandi tidak seperti kemarin-kemarin dia nampak bersemangat menjalani hari ini, weeeh tumben mas sudah rapi, mau kemana ? Tanya adiknya Rukoyah, mau jalan-jalan dek, mumpung masih sendiri he hehe, iya mas tak doain nanti ketemu bidadari cantik, ahhhh ya nda klo bidadari emang saya sudah di surga kan masih di dunia kamu ada aja dek. Mas pergi dulu, ibu dimana dek ? Sedang belanja mas, o ya nanti dipamitkan ibu ya dek. Siap mas hati-hati di jalan, ok wassalamualaikum….
Seperempat jam kemudian Masrukhin sudah sampai di rumah teman seniornya Said. Dia janji mau ngajak Masrukhin main sekaligus kenalan dengan gadis yang dikenalnya di tempat kerja, seorang gadis yang masih sendiri berpendidikan dan anak seorang pedagang biasa. Ok kau sudah siap Khin, tanya Said. Sudah tapi sedikit gugup juga nih, santai biasa saja kau jangan senang dulu anggap ini hanya silaturohim biasa kau ketemu sama temanmu saja, jadi biar nda gugup. Ok bos saya usahakan. Ayo kita berangkat, jangan lupa berdoa Khin kali ini berhasil…..

Badan Yang Biasa Saja 2


Bahkan diapun tak ikut keliling kampung seperti terakhir dia lakukan 19 tahun lalu, suasana yang penuh semangat dan rona bahagia khas anak desa, berkumpul dengan teman sebaya berkeliling kampung bersilaturohim kepada sanak saudara, tetangga, teman, alangkah asiknya suasana itu kalau dia ingat, hemmmmmhhhh tidak seperti saat ini mau keluar rumah dan ketemu teman saja malas, takut kalau-kalau kedatangannya merepotkannya ketika teman-temannya sedang mengurus anak atau istrinya di rumah……..,