Semoga Alloh Ta’ala Meridloi dan Menerima Ketaqwaan Mereka


5-oktober-2014, hari ini bertepatan dengan hari raya korban / hari idul adha bagi yang merayakannya hari ini. banyak kaum muslimin dan muslimat melaksanakan penyembelihan hewan kurban berupa kambing atau sapi sebagai perintah Alloh Ta’ala kepada hambanya yang telah dicontohkan beribu tahun lalu oleh Nabi Ibrahim dan putranya nabi Ismail sebagai ujian oleh Alloh Ta’ala kepada Nabi Ibrahim, diperintahkannya nabi Ibrahim untuk menyembelih putra satu-satunya yang beliau cintai  yaitu nabi Ismail tapi karena ketulusan dan kerelaanya dan sikap penghambaan kepada Alloh Ta’ala sehingga digantilah nabi Ismail dengan seekor domba yang bagus dan sehat, begitulah Alloh Ta’ala selalu mencintai orang-orang mukmin yang mencintainya sehingga mulai saat itu nabi Ibrahim diberi gelar KhaliluLLoh atau kekasih Alloh karena sikap taqwanya kepada Alloh Ta’ala. demikian semoga kita sebagai umat Muslim bisa meneladani sejarah dan sikap Nabi-Nabi dan orang-orang taqwa terdahulu untuk kita jadikan jalan hidup menuju ke pertanggungjawaban kita kepada Alloh Ta’ala kelak, amin Ya Rabb.

siang ini


siang ini rabu 17 september 2014 cuaca terik dan panas maklum musim kapat kata orang tua yang paham pranoto mongso sebuah perhitungan kalender jawa yang sudah dikenal dulu sebagai acuan musim tanam para petani di jawa tengak khususnya, tapi sekarang anak-anak muda sudah tidak paham dengan pranoto mongso, dan juga prakiraan musim orang-orang terdahulu itu sudah bergeser dari biasanya ya mungkin jaman sudah berubah, pemanasan global kata orang modern dan pemanfaatan kekayaan bumi yang sudah sangat banyak dan kadang ngawur sudah dilakukan oleh manusia modern.

tidak seperti jaman dulu dimana penduduk bumi tidak sebanyak sekarang ini yang masing-masing ingin memenuhi kebutuhannya sehingga berjuang tanpa melihat dampak yang dipikul bumi sebagai tempat dia hidup, bahkan ada yang memanfaatkan tapi juga dia merusaknya disadari atau tidak oleh pelakunya.

bumi sebagai tempat hidupnya suatu saat akan hancur lebur dikala kiamat yang Alloh Ta’ala janjikan akan datang, dan penduduk bumipun sirna mati tanpa ada sisa, kita sebagai muslim wajib mengimaninya, dan selanjutnya kita sebagai manusia pemimpin di muka bumi sebelumnya akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinan kita selama hidup, dan juga akan diberi balasan kesenangan atau kepedihan yang tak ada batas waktunya.